Peranan mentor tak ubahnya seperti
orang tua, pelatih, guru, rekan, pengawas dan teman. Mentor berbagi apa
yang ia pelajari untuk membantu kita terhindar dari kesalahan yang sama.
Ia mendukung kita dengan perhatian yang terus menerus. Ia merayakan
prestasi kita seperti prestasinya. Ia senang memberi waktu dan tenaga
kepada orang lain. Karena ia tahu, dengan membantu orang lain, ia akan
menerima balasan serupa. Mentor merupakan sumber bernilai bagi
kesuksesan seseorang atau organisasi. Ia menuntun kita seiring
pertumbuhan, perubahan dan krisis, membantu kita menjadi apa yang kita
inginkan.
Anda yang sudah banyak berpengalaman
dalam bisnis pun sudah saatnya untuk menjadi mentor bagi orang lain.
Terutama mereka yang sudah menyatakan bahwa mereka terinspirasi dengan
apa yang anda lakukan. Karena ilmu adalah satu-satunya benda yang tidak
akan berkurang jika anda bagi. Tapi dari mana anda harus mulai? Berikut
adalah 10 tips menjadi mentor idaman.
1. Mengenal pribadi peserta.
Anda perlu mengenal pribadi peserta anda
agar ke depannya bisa terjalin hubungan dan kerjasama yang baik. Selain
itu, mengenal pribadi para peserta mentor juga bisa membangun
kepercayaan peserta. Kepercayaan adalah hal yang sangat sulit untuk
didapatkan. Namun sekali Anda meraihnya, anda akan lebih mudah
mendapatkan perhatian dan empati dari peserta Anda.
2. Memahami karakter peserta.
Selain mengenal pribadi peserta, Anda
juga harus mendalami karakter para peserta Anda. Jika anda mengenal
karakter masing-masing peserta, maka Anda akan lebih mudah dalam
menyesuaikan sikap atau cara penyampaian materi ke peserta. Materi atau
pesan yang anda sampaikan akan lebih berkesan dan lebih bermakna bagi
peserta anda.
3. Kultur.
Setiap orang punya kultur yang
berbeda-beda. Seseorang dari Aceh, tentu punya perilaku yangh berbeda
dengan orang dari Jawa atau Papua. Setiap kultur punya kekhasan
masing-masing. Gunakan perbedaan kultur yang ada sebagai kesempatan
untuk lebih dekat, dan sebagai pendekatan untuk menyampaikan materi.
4. Latar Belakang.
Selain kultur, setiap orang mempunyai
latar belakang yang berbeda. Hal ini dapat mempengaruhi pola pikir orang
tersebut. Jadi seorang mentor yang baik adalah mereka yang bersedia
menelisik latar belakang peserta agar mentor bisa memberikan materi
sesuai dengan pola pikir peserta.
5. Visi Personal.
Sama seperti latar belakang, tiap orang
mempunyai keinginan atau goal yang ingin dicapai. Karenanya, Anda
dituntut untuk dapat memahami keinginan atau goal dari peserta sehingga
Anda dapat lebih mudah menjangkau mereka dan mendorongnya mencapai goal
tersebut.
6. Mengetahui Peran Kita.
Seorang mentor nanti juga akan bertindak
sebagai seorang kakak / saudara bagi peserta. Bisa dalam hal diskusi
atau saat menceritakan isi hati / masalah yang sedang dihadapi peserta.
Oleh karena itu, seorang mentor perlu memiliki karakter empati agar
nantinya dapat menyentuh hati peserta sehingga peserta dapat terbuka,
sekaligus menciptakan suasana kekeluargaan di dalam kelompok mentoring.
7. Variasi Metode Penyampaian Materi.
Variasi metode juga berperan penting
dalam penyampaian materi. Karena, ketika anda menyampaikan materi dengan
1 metode saja, orang akan merasa jenuh. Materi yang anda sampaikan jadi
kurang bermanfaat. Makanya, paling tidak anda harus menyiapkan 4
variasi metode penyampaian yang berbeda. Namun jangan lupa, dalam
penyampaian materi harus sesuaikan dengan kebutuhan supaya peserta
mentor siap menerima materi yang anda sampaikan.
8. Coach
Coach atau sosok pelatih adalah sosok
yang memberikan arahan, mengajarkan cara melakukan sesuatu, mengawasi
peserta, melakukan sesuatu, memotivasi ketika gagal, memberi selamat
ketika berhasil, dan setia mendampingi agar peserta dapat melakukan
suatu hal dengan benar. Seorang mentor harus mampu bertindak sebagai
sosok pelatih yang memberikan teladan yang baik dan menjadi panutan bagi
peserta.
9. Pathfinder
Seorang pathfinder mampu memberikan
jalan alternatif terbaik bagi setiap orang yang mengikutinya. Dan
seorang mentor diharapkan dapat bertindak sebagai pembimbing bagi para
peserta mentoring untuk menapaki masa depan mereka. Dalam hal ini
seorang mentor perlu memahami potensi dari peserta mentoring dan
memberinya alternatif pilihan dan rekomendasi terbaik terkait masa
depannya. Oleh karena itu seorang mentor diharapkan dapat memiliki
karakter pemimpin yang bisa mengarahkan peserta mentoring.
10. Head Hunter
Poin terakhir yang harus disiapkan untuk
menjadi seorang mentor yang baik adalah penyiapan dan pembentukan
mentor baru. Oleh karenanya, seorang mentor diharapkan dapat membentuk
karakter peserta mentoring untuk dapat menjadi mentor di masa yang akan
datang.

0 komentar:
Posting Komentar